Home / Kesehatan / Peristiwa

Kamis, 24 Juni 2021 - 16:34 WIB

Komisi A Dukung Percepatan Vaksinasi Covid-19.

Joko Suyono, Wakil Ketua Komisi A DPRD Magetan.(Ist)

Joko Suyono, Wakil Ketua Komisi A DPRD Magetan.(Ist)

Magetan Today
Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan mendukung vaksinasi bagi pedagang pasar tradisional yang dilaksanakan Pemerintah kabupaten (Pemkab) Magetan.

Legislator melihat, pasar tradisional menjadi jujugan masyarakat yang rawan menjadi area penularan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). ” Vaksinasi layanan umum, terutama pasar tradisional yang menjadi jujugan masyarakat,” kata Joko Suyono, Wakil Ketua Komisi A, Kamis ( 24/6).

Joko Suyono meminta, Pemerintah harus hadir untuk rakyat, tidak hanya paska terpapar Covid-19 namun sebelum terjangkit virus mematikan tersebut. ” Pemerintah harus menangani pra bukan hanya paska,” ungkapnya.

Sosialisasi untuk masyarakat juga terus digaungkan Pemerintah sebagai penyadaran rakyat jika Covid-19 merupakan virus yang berbahaya dan mematikan. ” Pengawasan Protokol Kesehatan pada tempat – tempat publik, berikan pemahaman masyarakat atas keberadaan Covid-19, agar selalu menjaga diri dan keluarga,” ujar Joko Suyono.

Joko Suyono mengingatkan, sejumlah wilayah yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Magetan saat ini berstatus zona merah, yang memiliki resiko tinggi dalam klaster Covid-19. ” Waspada daerah tetangga sudah merah. Jangan sampai menjalar ke Kabupaten Magetan,” pungkas Politisi PDI Perjuangan tersebut.

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Gol Riza Fahlevi Selamatkan Muka Persemag

Hukum & Kriminal

Otak Togel Online Wilayah Kota, Dibekuk!

Pemerintahan-Politik

Proyek APBD Diduga Nabrak Perpres dan UU, Yudikatif Harus Lebih Jeli.

Pemerintahan-Politik

166 Desa Gagal Pilkades e-Voting

Pemerintahan-Politik

Lagi, Pemkab Buka Lowongan 7 Jabatan Kepala Dinas. 

Pemerintahan-Politik

TP4D Bubar, Pengawasan Proyek Tunggu Kejagung.

Pemerintahan-Politik

Signal Aksi Honorer Non Kategori

Pemerintahan-Politik

Siapkan Rp 2,5 Miliar, Pemkab Talangi Tunggakan Gaji Buruh.
error: