MAGETAN TODAY- Awal Tahun 2022 Kejaksaan negeri (Kejari) Magetan menggebrak dengan Penyidikan dugaan korupsi sejumlah proyek di desa Kalangketi, Kecamatan Sukomoro.
Proyek dengan nilai ratusan juta rupiah yang bersumber dari Dana Desa (DD) dan Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) yang mengucur ke desa Kalangketi menjadi bidikan lembaga anti rasuah tersebut.
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Magetan, Ely Rahmawati, mengaku telah memeriksa 15 saksi untuk membongkar dugaan korupsi didesa Kalangketi. “Sudah ada 15 saksi yang kita periksa,” tegas Kajari Magetan, Senin (17/1).
Diuraikan Ely, pihaknya tengah menyidik dugaan korupsi proyek Embung desa senilai Rp 180 juta serta kegiatan infrastuktur yang didanai BKKD Magetan tahun 2019 senilai Rp 600 juta. ” Kita tunggu hasil audit BPK Perwakilan Provinsi Jawa Timur besaran kerugian negara atas proyek-proyek tersebut,” ungkapnya.
Dibeberkan Kajari Magetan,penyidik menduga ada praktik mark-up pada proyek embung desa Kalangketi serta dugaan penyelewengan lain pada proyek yang didanai BKKD Magetan. ” Ada dugaan mark up pada proyek embung desa,” jelas Ely Rahmawati.
Ely Rahmawati memastikan lembaganya akan transparan dalam setiap penanganan kasus baik Pidana maupun Korupsi. ” Kita Transparan dalam penanganan perkara apapun di Kejari Magetan,” pungkasnya.