Home / Hukum & Kriminal / Peristiwa

Jumat, 27 April 2018 - 16:21 WIB

Karyawan Hay Kafe Dianiaya Pakai Airsoft Gun Tamu,Kapolsek : Terindikasi Pengaruh Miras!

Korban dimintai keterangan Kapolsek Magetan.

Korban dimintai keterangan Kapolsek Magetan.

Magetan Today
Keributan terjadi di Hay Kafe, Kelurahan Bulukerto, Kecamatan Magetan, Kamis (26/4) malam.
Karyawan karaoke, Yuli Prastyo, diduga dianiaya ES (35) warga Jalan DR Sutomo, RT 04/RW 03, Kelurahan Selosari, Kecamatan Magetan, menggunakan Airsoft Gun.

Mendapat laporan keributan dilokasi hiburan malam tersebut, petugas dari Polsek Magetan langsung menggelar olah TKP di room nomor 5 Hay Kafe, hasilnya polisi menyita sejumlah botol minuman keras (Miras) jenis bir didalam room karaoke. ” Kita periksa saksi korban, terlapor, termasuk tamu dan pemandu lagu yang saat itu berada didalam room karaoke,” kata AKP Munir, Kapolsek Magetan, Jumat (27/4).

Selain menganiaya karyawan Karaoke menggunakan Airsoft Gun, polisi juga mendapat kesaksian ada tembakan dihalaman Kafe. ” Ada tembakan juga dihalaman, ” jelas Kapolsek Magetan.

Kapolsek Magetan,AKP Munir Tunjukan Barang Bukti Airsoft Gun.

Hasil penyidikan Polsek Magetan, diduga pelaku dibawah pengaruh minuman keras ketika melakukan penganiyaan kepada korban. ” Terindikasi dalam pengaruh minuman keras, ” ungkap AKP Munir.

Korban penganiayaan, Yuli Prastyo, mengaku jika dirinya bermaksut menutup pintu room yang terbuka, nahasnya korban ditodong Airsoft Gun oleh pelaku, sambil didorong hingga mengakibatkan korban luka lecet dipelipis. ” Saya ditodong Airsoft Gun, sambil membentak,” ujar korban dihadapan Kapolsek Magetan.

Hingga berita ini diturunkan, Polisi masih mendalami kasus penganiyaan menggunakan Airsoft Gun di Karaoke tersebut. ” Kita amankan barang bukti Airsoft Gun, serta identitas pelaku,” pungkas Kapolsek Magetan.

Share :

Baca Juga

Pemerintahan-Politik

Minimarket Di Kelurahan Tinap Tabrak Perbup 51/2018.

Pariwisata

Bus Wisatawan Semarang Masuk Ke Jurang Magetan, 7 Orang Meninggal Dunia.

Pendidikan

Pengabdian Kepada Masyarakat Sekolah Pascasarjana Institut STIAMI Jakarta Di Rumah Promosi Kabupaten Magetan.

Hukum & Kriminal

Paman Tewas Dibabat Parang Keponakan.

Pemerintahan-Politik

4 Ribu Orang Ikrar Damai Pilkada Magetan

Pemerintahan-Politik

Antisipasi Salah Sasaran, Rumah Penerima PKH Bakal Ditempeli Stiker.

Pemerintahan-Politik

Berbagai Nama Program, Bantuan Warga Capai Rp 25 Miliar.

Hukum & Kriminal

Bapak-Anak Kompak “Ngutil” Ponsel
error: