Home / Berita Update / Pemerintahan-Politik

Rabu, 13 Oktober 2021 - 05:47 WIB

Kadinsos : Isi BPNT Wajib Produk Pangan Lokal.

Yayuk Sri Rahayu, Kepala BPKAD Kabupaten Magetan. (Istimewa).

Yayuk Sri Rahayu, Kepala BPKAD Kabupaten Magetan. (Istimewa).

Magetan Today
Unsur protein hewani dari Komponen Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang diterima Keluarga Penerima Manfaat (KPM) salah satunya adalah telor.

Jika menilik data Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Magetan periode September 2021 jumlah KPM penerima BPNT sebanyak 37 ribu keluarga.

Kepala Dinsos Kabupaten Magetan Yayuk Sri Rahayu memastikan jika jatah telor dalam material BPNT sebanyak 1Kg per KPM. ” Per paket 1 Kg telor,” kata Kadinsos Kabupaten Magetan, Selasa (12/10).

Program BPNT Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) di Kabupaten Magetan mampu menyedot kurang lebih 37 ribu Kilogram (Kg) produksi telor.

Yayuk meminta pengelola e-Warung yang menyediakan paket BPNT agar memberdayakan peternak sekitar tempat tinggal. ” Kami himbau agar komponen baik hewani, nabati maupun komponen lain agar memberdayakan produk lokal,” ungkap Kadinsos Kabupaten Magetan.

Alasan Yayuk pemanfaatan produksi lokal sesuai Peraturan Menteri Sosial (Permensos) Nomor 5 Tahun 2021 Tentang Pelaksanaan Program Sembako. ” Sesuai Permensos memang menggunakan bahan pangan produk lokal,” ungkap Kadinsos Kabupaten Magetan.

Sebagai informasi KPM program BPNT merupakan usulan dari Kelurahan/Desa. Kemudian ditetapkan oleh Kemensos RI sesuai kuota untuk Kabupaten/Kota.

Bantuan non tunai senilai Rp 200 ribu akan ditransfer melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). KPM dilarang meminta bantuan tersebut secara tunai namun ditukar dengan BPNT berupa Beras 10 Kg, Protein hewani ( telor, ikan,daging), Protein nabati ( tempe, tahu), Buah dan Sayuran.

Berita ini 46 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Update

Berusia 123 Tahun, Pengawasan Gandong 1 Diperketat.

Berita Update

PDP Meninggal Dari Kecamatan Barat Positif Corona.

Berita Update

Polemik Pedagang Pasar Sayur, Dewan Minta PemKab Terapkan Perda Sapujagat

Berita Update

Mengabdi 27 Tahun, Bambang Setiawan Ingin Pensiun Terhormat

Berita Update

Kementerian PP&PA Nobatkan Magetan Kabupaten Layak Anak 2021.

Berita Update

Proyek Pasar Baru Dilanjutkan, Disperindag Gandeng Kejari Magetan.

Berita Update

Rp 100 Juta Untuk Beli 1.296 Eksemplar buku.

Berita Update

Rogoh Rp 2,3 Miliar, Dinkes Bangun IPAL Di Lima Puskesmas
error: