Home / Kesehatan / Peristiwa

Senin, 20 September 2021 - 16:00 WIB

Jual Beli Dipasar Tradisional Wajib Prokes.

Salah satu  penjual Dipasar Sayur Magetan Patuh Prokes. (Norik/MagetanToday).

Salah satu penjual Dipasar Sayur Magetan Patuh Prokes. (Norik/MagetanToday).

Magetan Today
Aktifitas jual beli di pasar tradisional Kabupaten Magetan diharapkan tetap patuh pada protokol kesehatan (Prokes). Baik pedagang maupun pembeli wajib mengenakan masker agar tidak menyebarkan virus.

Data yang dihimpun, ada 7.000 pedagang di 16 Pasar Daerah (PD) Kabupaten Magetan. Jika sampai abai Prokes pasar tradisional akan menjadi cluster penyebaran Coronavirus Disease 2019 ( Covid-19).

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Magetan, Sucipto, mengingatkan meski telah divaksin pedagang dan pembeli dipasar tradisional wajib mengenakan masker dan membersihkan tangan selesai aktifitas dipasar. ” Tetap jaga prokes baik pedagang maupun pembeli meski sudah vaksin,” kata Sucipto, Senin (20/9).

Disisi lain, agar pasar tradisional tidak menjadi sarang penularan Covid-19, Disperindag Kabupaten Magetan rutin menyemprot Disenfektan. ” Kami rutin menyemprot Disenfektan seminggu dua kali untuk mematikan virus,” jelas Sucipto.

Pengawasan aktifitas di pasar terkait kepatuhan Prokes juga telah dilaksanakan Disperindag Kabupaten Magetan. Namun kesadaran pedagang dan pembeli diharapkan tumbuh untuk menjaga kesehatan bersama. ” Kami sangat berharap kesadaran masyarakat yang ada di pasar tradisional untuk patuh prokes agar kita sama – sama menjaga kesehatan,” pungkas Kepala Disperindag Magetan.

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Status 113 Calon Pegawai RSUD Belum Aman!

Peristiwa

Panwaskab Persilahkan Masyarakat Laporkan Track Record Calon PPL

Pemerintahan-Politik

Dilebeli ZI WBK & Pelayanan Prima Kemenpan-RB, DPMPTSP Magetan Gelar Tasyakuran Dan Istighosah

Hukum & Kriminal

Kades Krajan Siap Terima Jenasah Bomber Puji Kuswanti.

Pemerintahan-Politik

Moh Choirul Anam Terpilih Jadi Dirut PDAM Lawu Tirta.

Pemerintahan-Politik

Diduga Terlibat Pilkada, Tiga PNS Dapat Peringatan Keras Panwaskab.

Hukum & Kriminal

Kasus Makelar CPNS Merembet.

Pemerintahan-Politik

Pilkades 184 Desa, Bupati Wacanakan e-Voting
error: