Home / Hukum & Kriminal / Peristiwa

Selasa, 22 Desember 2020 - 16:35 WIB

Dugaan Korupsi PUAP, Polisi Kantongi 4 Nama Calon Tersangka.

AKP Riyan Wira Raja Pratama, Kasat Reskrim Polres Magetan. ( Norik/Magetan Today)

AKP Riyan Wira Raja Pratama, Kasat Reskrim Polres Magetan. ( Norik/Magetan Today)

Magetan Today
Penyelidikan dugaan penyelewengan program Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan (PUAP) yang mengalir ke 230 Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Kabupaten Magetan tahun 2008-2015 dengan nilai total 23 Miliar kembali memanas.

Kapolres Magetan AKBP Festo Ari Permana melalui Kasat Reskrim Polres Magetan AKP Riyan Wira Raja Pratama bahkan menyebut telah mengantongi sejumlah nama yang bakal dijadikan tersangka dalam perkara dugaan rasuah ini. ” Ada 4 nama yang kami kantongi,” kata Riyan Wira Raja Pratama kepada Koran Memo, Selasa (22/12).

Pun, penyidik telah memiliki estimasi kerugian negara yang timbul dari dugaan penyelewengan program PUAP di Kabupaten Magetan tersebut. ” Kami telah hitung, namun kewenangan kerugian negara ada di BPKP,” jelas Kasat Reskrim.

Raja memastikan, perkara dugaan rasuah program PUAP di Kabupaten Magetan akan rampung dalam waktu dekat. ” Secepatnya kita rampungkan,” pungkasnya.

Sebagai informasi, dugaan rasuah program PUAP Kabupaten Magetan menggelinding ke Penyidik Polres Magetan sejak Oktober lalu. Penyidik Tipikor Polres Magetan secara marathon memeriksa sejumlah saksi untuk membongkar dugaan penyelewengan program PUAP yang mengalir ke Kabupaten Magetan periode 2008-2015 senilai Rp 23 Miliar.

Share :

Baca Juga

Hukum & Kriminal

Warga Temukan Granat Aktif

Pariwisata

Ratusan Kelinci Ikuti Kontes Rabbit Show 2021.

Pemerintahan-Politik

Janji Suprawoto Untuk Rakyat Magetan Dibacakan Dihadapan Dewan Dan Gubernur

Pendidikan

Hardiknas Dikpora Magetan Dihadiri Mendikbud.

Pemerintahan-Politik

Status Tanah SMK Yosonegoro Jadi Temuan BPK

Pemerintahan-Politik

Ketua PWI Magetan Terpilih Aklamasi

Hukum & Kriminal

Disparbud Minta Pengawalan Kejaksaan

Hukum & Kriminal

Rekening Kepala BKD Abal-Abal Panen Transferan Dari CPNS
error: