Home / Berita Update / Pemerintahan-Politik

Rabu, 17 Oktober 2018 - 17:58 WIB

Bupati Janji Patuh Aturan KPK.

Suprawoto, Bupati Magetan Memberikan Keterangan Kepada Wartawan.

Suprawoto, Bupati Magetan Memberikan Keterangan Kepada Wartawan.

Magetan Today
Bupati Magetan, Suprawoto, mengaku telah menyiapkan laporan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait acara pernikahan putri pertamanya, Melati, yang akan digelar di Airlangga Convention Center (ACC), Surabaya, Sabtu (20/10).

” Saya sudah siapkan laporan sesuai ketentuan dari KPK. Dan sejak awal saya minta tolong Inspektorat untuk koordinasi dengan KPK.” kata Bupati Suprawoto, Rabu (17/10).

Bupati mengaku patuh dengan aturan terkait batas waktu pelaporan kepada Komisi Anti Rasuah tersebut. ” Karena sekarang saya sebagai pejabat negara dan menurut ketentuan paling lambat 30 hari harus sudah melaporkan,” jelasnya.

Mengacu pada Undang- Undang (UU) Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi, Bupati wajib melaporkan kegiatan tersebut kepada Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK), untuk menghindari dugaan Gratifikasi.

Aturan tersebut juga dilontarkan,Syarif Hidayat, Direktur Gratifikasi KPK kepada Bupati Magetan ketika sosialisasi pengedalian Gratifikasi di Pendopo Surya Graha, Senin ( 15/10) lalu.

” Bupati sebagai pejabat negara, ketika acaranya sudah selesai harus dilaporkan kepada KPK,” kata Syarif Hidayat, Direktur Gratifikasi KPK, Senin (15/10).

BACA JUGA : Mantu,Bupati Wajib Lapor KPK

Berita ini 361 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Update

HBA Ke-60, Kejari Magetan Gelar Baksos Hingga Olahraga Antar Pegawai.

Berita Update

Covid Mereda Di Magetan, Kontrak Kerja Relawan Tidak Diperpanjang.

Berita Update

Angkat Ekonomi Rakyat, Emil Wacanakan Selingkar Wilis.

Berita Update

Ruang Pasien Covid RSUD Penuh.

Berita Update

Ngaku Kontraktor, Ngebet Ingin Nikahi Janda, Sarkowi Nekat Mencuri Vario Tetangga, Berakhir Dipenjara.

Berita Update

Mayat Wanita Mengambang Di Sungai Dayah.

Berita Update

Babak Akhir Seleksi 9 Jabatan,Bupati Gunakan Hak Prerogatif?

Berita Update

Teror Tidak Pengaruhi Kunjungan Wisata.
error: