Home / Pemerintahan-Politik / Peristiwa

Sabtu, 16 April 2022 - 09:55 WIB

Belinya Ratusan Juta, Bollard Di Magetan Tidak Terawat.

Bola - Bola  Beton Atau Bollard Disejumlah Trotoar Magetan. ( Joko Nugroho/Magetan).

Bola - Bola Beton Atau Bollard Disejumlah Trotoar Magetan. ( Joko Nugroho/Magetan).

MAGETAN TODAY– Tampilan bola – bola beton atau bollard disepanjang jalan protokol Kota Magetan Jawa Timur  kondisinya sangat memprihatinkan. Alih – alih memperindah, keberadaan bollard – bollard tersebut kini malah jadi rasanan publik pasalnya terkesan tidak terawat.

Misalnya yang tampak di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Sukowinangun, Kecamatan Magetan. Bollard disepanjang jalan tersebut tampilanya sudah buruk karena catnya terkelupas. Padahal Pemerintah kabupaten (Pemkab) Magetan merogoh kocek ratusan juta untuk pembelian bollard- bollard tersebut.

Baca juga :   Sambut Pemudik, Polres Magetan Gencar Pemeriksaan Prokes.

Wargapun menyesalkan tidak adanya perawatan pada Bollard – Bollard tersebut. ” Kalau bisa dicat lagi biar bagus, itu kan catnya sudah terkelupas semua, ” kata Guretno (58), warga Desa Grobogan, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, Jumat (16/4).

Baca juga :   Wajah Infrastruktur Magetan Selatan.

Sumber yang dihimpun, Tahun Anggaran (TA) 2020, Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman (Perkim) Kabupaten Magetan belanja bola beton atau bollard sebanyak 226 buah. Proses pengadaan bola beton dengan cara Penunjukan Langsung (PL), harga per Bollard Rp 675.000.

Share :

Baca Juga

Pemerintahan-Politik

Temuan BPK TA 2019, Ketua Dewan : Harus Segera Dituntaskan!

Pemerintahan-Politik

Proyek Mal Pelayanan Publik Gagal Lelang

Pemerintahan-Politik

Jembatan Nyaris Putus,Warga Terisolasi.

Pemerintahan-Politik

Relokasi Los Kayu Pasar Sayur Rampung Tahun Ini.

Pemerintahan-Politik

Pemkab Mulai Siapkan Dana Pilkada 2023.

Pemerintahan-Politik

Petugas MPP Magetan, Ramah dan Siap Melayani Masyarakat.

Pemerintahan-Politik

Parah, Tersebar Banner Wabup Salah Pakai Tanda Jabatan.

Pendidikan

Hardiknas, Kadis Dikpora Minta Guru Terus Dampingi Siswa Didik.
error: