Home / Berita Update

Selasa, 16 April 2019 - 08:07 WIB

Adu Kepala Sugeng Rahayu Vs Pick Up, 1 Tewas Terjepit.

Magetan Today
Laka Lantas adu kepala terjadi antara bus PO. Sugeng Rahayu Vs Pick Up Di Jalan Raya Maospati – Ngawi, Tepatnya Jembatan GLodok, Kecamatan Karangrejo, Senin (15/4) malam.

Pengemudi Pick Up, Yonatan Setyantoro (34)th, warga Komplek Alap-Alap, Lanud Iswahyudi, meninggal dunia dilokasi kejadian.

Evakuasi jenasah Yonatan Setyantoro berlangsung dramatis, karena tubuh korban terjepit body mobil yang ringsek.

” Kami terjunkan 8 Personil untuk evakuasi tubuh korban yang terjepit body mobil,” kata Fery Yoga Saputra, Kasi Kedaruratan dan Logistik, BPBD Magetan, Selasa ( 16/4).

Karena body mobil ringsek berat, petugas butuh waktu 30 menit untuk mengevakuasi jenasah Yonatan Setyantoro yang diketahui Anggota TNI AU berpangkat Serka tersebut.

” Ketika kami datang, korban sudah dalam kondisi meninggal, akibat terjepit body mobil,” terang Fery Yoga Saputra.

Sumber yang dihimpun, kronologis Kejadian bermula kendaraan Pickup Daihatsu granmax Nopol N-9720-WE yang dikendarai Yonatan Setyantoro bergerak dari arah utara ke selatan.

Setelah memasuki jalan raya Maospati – Karangrejo tepatnya diatas jembatan Glodok tiba-tiba melebar kekanan.

Nahas, pada saat yg bersamaan melintas Bus Sugeng Rahayu Nopol W-7160-UZ yang dikemudikan Anom Yudistira dari arah berlawanan, karena jarak terlalu dan tidak bisa menghindar akhirnya terjadilah kecelakaan lalu lintas tersebut.

Berita ini 1,018 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Berita Update

2.225 Warga Magetan Derita Gangguan Jiwa.

Berita Update

SMKN 1 Bendo Mencetak Lulusan Terbaik!

Berita Update

Dhandhang Gulo Iringi Sirmaji Lantunkan Sila-Sila Pancasila.

Berita Update

Bupati Janjikan SK Untuk 1.759 Honorer Non Kategori II

Berita Update

Pemilik Toko ATK Akui Stempel Palsu.

Berita Update

Pemkab Bayar Tunggakan Gaji Petugas Kebersihan

Berita Update

Dinas PMD Klaim “Nol” Masalah Laporan Penyaluran BLT.

Berita Update

Atasi Cipratan Air, Disperindag Usulkan Rp 200 Juta.
error: