Selasa, 22 Oktober 2019 | Pukul 12:45 WIB

Selasa, 22 Oktober 2019 | Pukul 12:45 WIB

Info Iklan Phone/WA 081-335-326-942 # Follow @magetantodaylive # Loker Wartawan # Kirim CV ke Email norikmagetan@gmail.com

Minggu, 18 Agustus 2019 | 15:13 WIB

Furiana Kartini : SDM Nakes Akan Terus Ditingkatkan

Plt Kadinkes Magetan, Furiana Kartini, Menjadi IRUP Upacara HUT RI Ke-74 Di Kantor Dinas Kesehatan Magetan. ( Norik/Magetan Today)

Magetan Today
Semangat Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Ke 74 ” SDM Unggul Indonesia Maju ” dijadikan tonggak peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) serta layanan kesehatan dibawah kendali Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magetan.

Sebanyak 22 Pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) didorong memiliki SDM mumpuni tentang kesehatan yang wajib ditularkan kepada Masyarakat Kabupaten Magetan. ” Atas petunjuk bapak Bupati Suprawoto, SDM tenaga Kesehatan Kabupaten Magetan harus baik, agar mampu melayani kesehatan seluruh warga Kabupaten Magetan,” kata Furiana Kartini, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan, Minggu (18/8).

Peningkatan SDM Tenaga Kesehatan tidak hanya berpangkal dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), namun telah dimuarakan keseluruh Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) atau Puskesmas. ” Seluruh Puskemas telah memiliki anggaran untuk peningkatan SDM Tenaga Kesehatannya,” jelas Kadinkes Magetan.

Sebagai informasi, kualitas SDM Dinas Kesehatan Magetan telah mumpuni, faktanya momok Stunting mampu ditangkal secara baik oleh Pemkab Magetan melalui Dinas Kesehatan.

Tahun 2011, Jumlah anak Stunting mencapai 34,8%. Pemkab Magetan merespon dengan kegiatan penggelontoran gizi untuk seluruh ibu hamil dan anak usia 0-5 tahun. Selain itu, 5 ribu kader Posyandu serta 22 petugas gizi yang disebar di 929 Posyandu se-Kabupaten Magetan untuk menuntaskan kasus Stunting. Hasilnya, sejak tahun 2016 angka Stunting di Kabupaten Magetan anjlok menjadi 22,1%. ” Stunting menjadi perhatian khusus Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan, secara serius kami akan menuntaskan kasus Stunting tersebut melalui peningkatan SDM Tenaga Kesehatan kami,” pungkas Furiana Kartini.

error: Content is protected !!