Senin, 09 Desember 2019 | Pukul 09:38 WIB

Senin, 09 Desember 2019 | Pukul 09:38 WIB

Info Iklan Phone/WA 081-335-326-942 # Follow @magetantodaylive # Loker Wartawan # Kirim CV ke Email norikmagetan@gmail.com

Minggu, 10 November 2019 | 17:21 WIB

Deal, Bupati dan Adm KPH Sepakat Garap Hutan Lawu

Bupati Magetan, Suprawoto dan Asep Dedi Mulyadi, Administratur KPH Lawu DS, Tunjukan MoU Pemanfaan Hutan Lawu. ( Norik/Magetan Today)

Magetan Today
Kabupaten Magetan yang “dipangku” gunung Lawu disisi barat, barat daya dan barat laut merupakan sebuah keberkahan. Potensi Sumber Daya Alam (SDA) gunung Lawu, dalam waktu dekat akan menjadi penopang utama Kabupaten Magetan.

Bupati Suprawoto berhasil menyakinkan Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Lawu DS, jika Pemkab Magetan mampu mengolah potensi lereng Lawu menjadi jujugan pariwisata.

Hasilnya, Perum Perhutani KPH Lawu DS sepakat dengan Pemkab Magetan bersama – sama mengolah potensi alam lereng lawu menjadi sumber kehidupan rakyat Kabupaten Magetan.

” Hutan kami di Magetan seluas lima ribu hektar, kami yakin bersama Pemkab Magetan akan dapat mengolah potensi alam lereng Lawu,” kata Asep Dedi Mulyadi, Administratur KPH Lawu DS, Jumat (8/11).

Dikatakan Asep, destinasi wisata berlatar belakang hutan, sudah ada 10 lokasi di Kabupaten Magetan. Pihaknya yakin masih banyak potensi alam lereng lawu yang dapat dikembangkan bersama Pemkab Magetan kedepan. ” Magetan memiliki potensi alam yang indah, saya yakin masih banyak yang dapat dikembangkan,” jelas Administratur KPH Lawu DS.

 [baca juga] SOSIALISASI RAPERDA KABUPATEN MAGETAN TENTANG PENYERTAAN MODAL DAERAH PADA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM LAWU TIRTA

Terpisah, Bupati Magetan, Suprawoto, melalui Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten, Venly Tomi Nicholas, mengaku optimis Memorandum of Understanding (MoU) dengan Perum Perhutani KPH Lawu DS akan menjadi lompatan besar untuk dunia pariwisata Kabupaten Magetan, khususnya kuantitas destinasi yang dapat dikembangkan. ” Yang jelas Kuantitas akan bertambah melalui MoU dengan Perhutani KPH Lawu DS,” ujar Venly Tomi Nicholas.

Diakui Kepala Disparbud Kabupaten Magetan, selama ini pihaknya kerap kuatir menabrak batas wilayah Perhutani ketika memoles destinasi yang bersebelahan dengan lahan Perhutani KPH Lawu DS. ” Langkah bapak Bupati Suprawoto kini menghilangkan was-was kami, ketika hendak mengembangkan destinasi wisata, khususnya yang bersebrangan dengan lahan Perhutani,” ungkap Venly Tomi Nicholas.

Sebagai informasi, sejumlah destinasi wisata di Kabupaten Magetan berada di zona lahan Perhutani KPH Lawu DS, salah satunya Air Terjun Tirtosari dan Telaga Sarangan. ” Telaga Sarangan dan Air Terjun Tirtosari berada di zona Perhutani, dengan MoU ini kita akan dapat mengelola sesuai Perjanjian Kerjasama ( PKS) kedua belah pihak,” pungkas Venly Tomi Nicholas.

error: Content is protected !!